Ramai Jadi Perancangan Di Medsos, Menteri Koperasi Bantah Gunakan Kendaraan RI 36

- Redaksi

Minggu, 12 Januari 2025 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Buntut viralnya kendaraan Dinas berplat RI 36 yang
ramai menjadi perbincangan netizen di media sosial, membuat Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi angkat bicara.

Menteri Koperasi Budi Arie membantah menggunakan mobil berpelat RI 36 yang videonya viral karena pengawalnya dianggap arogan di jalan.

Budi Arie menjelaskan bahwa mobil dinasnya berpelat nomor RI 27.9.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mobil pelat nomor RI 36 itu bukan milik saya. Karena saya sebagai Menteri Koperasi menggunakan pelat nomor RI 27.9,” kata Budi dalam keterangan pers melalui video, Jumat (10/1/2025).

Baca Juga :  (KPU) Kabupaten Tangerang Tetapkan Maesyal-Intan Sebagai Pemenang

Ia menambahkan, mobil dinasnya berwarna putih. Budi berharap pemilik mobil RI 36 memanfaatkan fasilitas negara dengan benar.

“Siapa pun, pemilik pelat nomor itu, saya harap bisa menggunakan fasilitas yang diberikan negara untuk mengabdi kepada rakyat,” ujarnya.

“Jangan sekali-kali menyakiti hati rakyat, karena pemerintahan ini berasal dari rakyat, pemerintahan ini lahir dari kehendak rakyat,” tambah Budi.

Baca Juga :  Pastikan Keamanan Wilayah Blue Light Patrol Polsek Mengwi Susuri Jalur Tumbak Bayuh

Sebelumnya, ramai di media sosial video yang diunggah pada akun Instagram @pmi_official menampilkan iring-iringan mobil berpelat RI 36 yang dikawal polisi Patwal memicu kontroversi.

Warganet heboh dan dibuat geram dengan kendaraan dinas RI 36 yang dianggap arogan di jalan raya.

Mobil dinas berplat RI 36 dari jajaran Kabinet Merah-Putih, Prabowo-Gibran, sontak viral di media sosial.

Sebab mobil RI 36 diduga berselisih dengan taksi eksekutif di jalan raya.(WRTK)

Berita Terkait

Jaringan Tarif SIM Gelap di Satpas Polres Binjai Diduga Kian Menggurita Pimpinan Polri Seakan Tidur dengan Mata Terbuka
Innerlight Upgrade Pengetahuan Tim melalui Kunjungan Kerja Eksklusif ke Pabrik Skincare ESBHI
Agus Sitohang Bantah Keras Pernyataan Penasehat Hukum Deddy Azhar: “Tudingan Laporan Palsu Adalah Ngawur dan Tidak Berdasar”
LRKRI Turun Tangan! Temuan Serius di Proyek BLK Desa Petatal, Ada Apa Dengan Proyek BLK
“SOP atau Alibi? Inspektorat Batubara Diduga Menyalahgunakan Wewenang dengan Menyita HP Wartawan”
Kasat Lantas Polres Tapsel IPTU James Sihombing, S.H Gencar Lakukan Penyuluhan di Sekolah dan Penertiban Pelanggaran Lalu Lintas
Bertahun-tahun Beroperasi, Markas Mesin Judi di Citra Harapan Masih Aman: Ada Apa dengan Kapolres Tebing Tinggi.
FKDM Prov DKI Jakarta di Kukuhkan, Begini Kata M Matsani
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:10 WIB

Jaringan Tarif SIM Gelap di Satpas Polres Binjai Diduga Kian Menggurita Pimpinan Polri Seakan Tidur dengan Mata Terbuka

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:27 WIB

Innerlight Upgrade Pengetahuan Tim melalui Kunjungan Kerja Eksklusif ke Pabrik Skincare ESBHI

Senin, 24 November 2025 - 10:20 WIB

Agus Sitohang Bantah Keras Pernyataan Penasehat Hukum Deddy Azhar: “Tudingan Laporan Palsu Adalah Ngawur dan Tidak Berdasar”

Sabtu, 22 November 2025 - 03:47 WIB

LRKRI Turun Tangan! Temuan Serius di Proyek BLK Desa Petatal, Ada Apa Dengan Proyek BLK

Jumat, 21 November 2025 - 04:29 WIB

“SOP atau Alibi? Inspektorat Batubara Diduga Menyalahgunakan Wewenang dengan Menyita HP Wartawan”

Selasa, 18 November 2025 - 09:49 WIB

Bertahun-tahun Beroperasi, Markas Mesin Judi di Citra Harapan Masih Aman: Ada Apa dengan Kapolres Tebing Tinggi.

Sabtu, 15 November 2025 - 16:58 WIB

FKDM Prov DKI Jakarta di Kukuhkan, Begini Kata M Matsani

Kamis, 13 November 2025 - 12:45 WIB

THM Studio 21 Kembali Dibuka Usai Di-Police Line, DPP KOMPI B Desak Kapolri Tindak Tegas Dugaan Pelanggaran Hukum dan Izin Bangunan

Berita Terbaru